KepribadianMuhammadiyah itu beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Memberbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyyah. agama, aliran, ras, dan sebagainya. Bidang pendidikan merupakan salah satu amal usaha yang di dirikan oleh Muhammadiyah, sementara ada banyak sekali amal usaha yang di dirikan Muhammadiyah selain dalam
Beramalserta berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah Lapang dada, luas pandangan, dengan memegang teguh ajaran Islam Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah Masih banyak lagi 4.
Sifatsifat Muhammadiyah Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan Memperbanyak akwan dan membina ukhuwwah Lapang dada, luas pandangan dan memegang teguh ajaran Islam Kegamaan dan kemasyarakatan AIKA 2012/2013. Mengindahkan hukum dan falsafah negara
Lapangdada dan luas pandangan dengan memegang teguh ajaran Islam. Question 9. 30 seconds. Q. Perhatikan pernyataan berikut : 1) Berpegang teguh pada ajaran Allah dan Rasul-Nya. 2) Menyejahterakan umat disegala bidang. 3) Menggunakan cara-cara menempuh jalan yang diridhai Allah.
Beramaldan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. b. Beramal shaleh dan berjihad setiap hari. 5. Jama'ahmerupakan dakwah dengan menggunakan sistem pembinaan masyarakat dengan menggiatkan anggota Muhammadiyah dalam tugasnya sebagai muballigh [12]. Idealnya setiap jama'ah terdiri atas 5 - 10 keluarga.
Seluruhelemen bangsa wajib memenangi peperangan yang bertujuan untuk memuliakan Saham Otomotif dan Bank Naik 3% | RUU Sisdiknas Didesak Cantumkan Pasal tentang LPTK. Home > Archive. Jokowi: Kita Sedang Berperang Mewujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan. Jumat, 14 Agustus 2015 | 08:43 WIB Oleh : Novy Lumanauw / AB. Presiden Joko Widodo
Beramaldan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan" merupakan .. * a. Hakekat Muhammadiyah b. Dasar amal usaha Muhammadiyah c. Pedoman amal uasaha dan perjuangan Muhammadiayah d. Sifat-sifat Muhammadiyah Iklan Jawaban 5.0 /5 7 andraahmad1 B SEPERTINYA MAAF KALO SALAH Sedang mencari solusi jawaban Ujian Nasional beserta langkah-langkahnya?
Membentukpribadi yang jujur. Selalu dipercaya orang lain. Akan disegani orang lain. Dihormati dan dihargai orang lain. Disayang Allah. Disayang orang tua. Mempunyai banyak teman. Demikianlah contoh 110 soal essay dan pilihan ganda pai kelas 10 untuk ujian penilaian akhir semester, dan semoga bermanfaat bagi adik-adik ataupun guru sebagai
Beramaldan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah. Lapang dada, luas pandangan dengan memegang teguh ajaran Islam. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan serta dasar dan falsafah negara yang sah. Amar ma'ruf nahi mungkar dalam segala
1 Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan ke-sejahteraan. 2. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah. 3. Lapang dada, luas pandangan, dengan memegang teguh ajaran Islam. 4. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. 5. Mengindahkan segala hukum, undang-undang, pera-turan, serta dasar dan falsafah negara yang sah. 6.
UqQB. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami peranan warga negara dan warga Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. Untuk mencapai maksud tersebut perlu memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan, khusus nya dibidang pendidikan. Dalam hal ini masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana dan pengguna hasil pendidikan. Masyarakat berhak menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat pada pendidikan formal dan non formal sesuai dengan kekhasan agama, lingkungan sosial dan budaya untuk kepentingan hasil penelitian secara kualitatif yang telah kami lakukan peran warga Muhammadiyah dalam pendidikan yaitu Membangun Lembaga Pendidikan Formal, Membangun Lembaga Pendidikan Non Formal, Membangun Perpustakaan Muhammadiyah l, Membangun Sekolah Berbasis Internasional, Membangun Sekolah di Luar Negri. Mengembangkan sistem proses pembelajaran yang sejalan dengan kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan dengan tetap mengajarkan keilmuan agama dan pengetahuan umum sekaligus membawa siswa untuk tetap mengingat kebesaran Allah SWT. Pendidikan yang berbasis pada agama yang diajarkan dipesantren dan pendidikan non agama yang diselenggarakan Muhammadiyah berusaha menyatukan keduanya lewat pendidikan yang modern. Peran warga negara adalah untuk membantu perkembagan serta sebagai pelaksana dari pendidikan yang telah Warga negara adalah warga suatu negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Warga negara memiliki hak dan kewajiban yang diatur dalam UUD 1945. Kepribadian Muhammadiyah itu beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Memberbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyyah. Lapang dada, luas pandangan dengan memegang teguh ajaran Islam. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Dalam lingkup yang luas, pendidikan bisa dikatakan sebagai proses untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan serta kebiasaan yang akan digunakan menjadi warisan dari satu generasi menuju generasi selanjutnya. Proses pembelajaran sendiri dimulai dari pengajaran, pelatihan, hingga penelitian. Pendidikan juga bisa menjadi cara dalam upaya meningkatkan kecerdasan, budi pekerti, kepribadian, dan keterampilan yang akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain disekelilingnya. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang. Untuk mencapai maksud tersebut perlu memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan, khususnya dibidang pendidikan. Peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan ini diatur secara khusus dalam bab dan pasal pasal Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003. Secara garis besar disebutkan bahwa peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan meliputi peran serta perorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha dan org anisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Dalam hal ini masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana dan pengguna hasil pendidikan. Masyarakat berhak menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat pada pendidikan formal dan non formal sesuai dengan kekhasan agama, lingkungan sosial dan budaya untuk kepentingan masyarakat. Penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarakat haruslah dikembangkan dan dilaksanakan sesuai dengan kurikulum dan evaluasi, manajemen dan pendanaan pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Kami juga telah melakukan penelitian dengan metode kualitatif atau dengan analisis Data,dari beberapa pendapat mengatakan bahwa. Apa saja peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan? Peran warga Muhammadiyah dalam pendidikan yaitu Membangun Lembaga Pendidikan Formal, Membangun Lembaga Pendidikan Non Formal, Membangun Perpustakaan Muhammadiyah l, Membangun Sekolah Berbasis Internasional, Membangun Sekolah di Luar Negri. Peran Muhammadiyah dalam upaya mengatasi penyimpangan nilai moral generasi milenial adalah "Mengembangkan sistem proses pembelajaran yang sejalan dengan kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan dengan tetap mengajarkan keilmuan agama dan pengetahuan umum sekaligus membawa siswa untuk tetap mengingat kebesaran Allah SWT. Bagaimana perkembangan Muhammadiyah di bidang pendidikan saat ini? Kini Muhammadiyah sudah berumur lebih dari 1 abad lamanya, dan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah masih tetap berdiri dan terus berkembang. Muhammadiyah memiliki lembaga Pendidikan yang sangat banyak, terdiri dari sd/mi berjumlah 2604, SMP/Mts 1772, SMA/SMK/MA 1143 dan perguruan tinggi dari Aceh hingga Papua, dapat kita lihat bagaimana amal usaha Muhammadiyah dalam bidang pendidikan ini, sungguh luar biasa. Selain itu dalam orientasi pendidikan ini pun meliputi pendidikan yang bersifat umum dan islam, maka dari itu para pelajar atau mahasiswa yang terdapat di dalam pendidikan tersebut tidak hanya beragama islam, di NTT bahkan di papua mayoritas pelajar dan mahasiswanya ialah katolik, itu cukup membuktikan bahwasanya di dalam pendidikan itu bukan hanya untuk golongan tertentu saja, karena pada dasarnya setiap warga Negara berhak untuk menempuh jalur pendidikan tanpa memandang budaya, agama, aliran, ras, dan sebagainya. Bidang pendidikan merupakan salah satu amal usaha yang di dirikan oleh Muhammadiyah, sementara ada banyak sekali amal usaha yang di dirikan Muhammadiyah selain dalam bidang pendidikan ini seperti, bidang keagamaan, bidang kesehatan, bidang kesejahteraan masyarakat, bidang ekonomi, bidang politik, dan masih banyak dulu Pendidikan hanya dibagi dua yaitu Pendidikan yang berbasis pada agama yang diajarkan dipesantren dan pendidikan non agama yang diselenggarakan oleh sekolah yang didirikan bangsa Belanda, Muhammadiyah berusaha menyatukan keduanya lewat pendidikan yang modern. Tujuanya adalah tercipta generasi yang selain menguasai ilmu-ilmu non agama namun juga mendalami ilmu agama dan membaca serta memahami Al-quran yang menjadi pedoman hidup bagi umat Islam. Dalam penyelenggaraan pendidikan Muhammadiyah dibagi menjadi dua yaitu "Penyelenggaraan pendidikan yaitu majelis untuk sekolah serta untuk luar sekolah Tabligh. Menurut Abdul Mu'ti Muhammadiyah juga ingin membangun presepsi bahwa tidak ada Pendidikan yang sekuler sepenuhnya karena semua ilmu pengetahuan pasti berlandaskan ilmu di Muhammadiyah juga bertujuan untuk menyiapkan lingkungan yang memupuk kesadaran akan kehadiran Allah SWT sebagai Rabb dan juga dapat mengetahui ilmu pengetahuan seni dan teknologi. Salah satu peran Kyai dalam mengubah tata laku masyarakat terdahulu antara lain meluruskan tata laku penguasa dalam ritual. Mereka mengajak masyarakat memahami agama islam seutuhnya. Tidak hanya memurnikan agama islam, membangun mushola, mengajak warga kampung untuk sholat berjamaah adalah peran penting Muhammadiyah dalam mendidik masyarakat memahami ilmu agama secara menyeluruh. Kyai Ahmad Dahlan juga berpesan bahwa dakam mendidik dan menyebarkan ilmu pengetahuan dan agama tidak hanya cukup dengan memahami namun juga harus mempraktikan. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
BAB IV MEMERJUANGKAN PERDAMAIAN DAN PERSAUDARAAN SEJATI Kerinduan Manusia pada Perdamaian Manusia senantiasa membutuhkan ketenangan hidup perdamaian yang memungkinkannya mengembangkan dirinya dengan lebih humanis manusiawi dalam persaudaraan sejati. Mewujudkan perdamaian memerlukan kesadaran, pengakuan dan perhormatan terhadap martabat dan hak dasariah manusia. Dengan demikian, perhormatan terhadap martabat dan hak dasariah orang lain merupakan dasar untuk mewujudkan perdamaian sejati karena setiap orang diciptakan menurut Gambar/Rupa/Citra Allah sendiri. Pandangan Kitab Suci tentang Perdamaian Perjanjian Lama Kata Shalom mengacu pada beberapa arti Sehat jasmani dan kesejahteraan keluarga karena merupakan berkat daari Allah bagi seseorang dan keluarganya. Tuhan Sertamu merupakan salam yang umum dalam perjanjian Lama yang berarti pengharapan supaya manusia memperoleh kebaikan dalam hidup, ketiadaan cacat-cela keadilan dan damai secara rohani aman dan berada dalam rumah Tuhan sebagaimana dilukiskan oleh Nabi Yesaya “Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.” Yesaya 2 4 Ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru Pada zaman Yesus, orang Yahudi mengharapkan damai secara politis yakni dibebaskannya bangsa Israel dari penjajahan. Namun Yesus tidak terjebak dalam konsep sempit perdamaian a la orang israel. Damai bagi Yesus lebih luas dan dalam yaitu damai batiniah yang sepenuhnya berakarndalam kebenaran di dalam diri Yesus. Damai berarti ketenangan hati karena orang memiliki hubungan yang bersih dengan Tuhan, sesama dan dunia, damai sejahtera yang menampakkan Kerajaan Allah. Bagi Yesus, damai juga bukan berarti tiadanya derita tetapi sebaliknya damai harus diuji dengan derita sebagaimana telah ditunjukkan oleh Yesus sendiri dengan rela wafat di salib. Ajaran Gereja Gereja melanjutkan ajaran Yesus yaitu tidak sebatas damai secara fisik melainkan secara batiniah di mana manusia mengupayakan situasi damai sejahtera dalam dirinya. Perdamaian tercipta bila setiap orang mampu mengendalikan setiap nafsunya dan menghormati hak dan martabat sesamanya dan dibangun atas dasar semangat cinta kasih. Kesejahteraan dapat dirasakan bila manusia mampu membangun hubungan atau relasi yang harmonis baik dengan Tuhan, sesama, alam semesta maupun diri sendiri. Upaya Memerjuangkan Perdamaian dan Persaudaraan Sejati Perjuangan Gereja Gereja senantiasa menyerukan kepada setiap orang untuk meneladani pribadi Yesus yang senantiasa menghidupi dan mengajarkan perdamaian. Gerakan mewujudkan perdamaian hendaknya merupakan gerakan moral yang melibatkan semakin banyak orang dan menerobos sekat-sekat primordialisme seperti kesukuan, agama dan ras. Gerakan moral inipun hendaknya dimulai dari masyarakat bawah atau akar rumput. Gerakan moral juga perlu dibudayakan mulai dari diri sendiri Perjuangan Mahatma Ghandi Ghandi merupakan sosok pemimpin gerakan moral dan spiritual yang sangat terkenal dan patut diteladani. Dua mantra ampuh yang ditelorkannya adalah Ahimsa dan Satyagraha. Ahimsa Merupakan falsafah anti kekerasan Satyagraha Merupakan aksi atau perjuangan yang tidak memergunakan kekuasaan Keduanya bersumber pada rasa hormat terhadap kesucian serta kesadaran bahwa cinta kasih merupakan hukum perikehidupan manusia. Ghandi sendiri menegaskan bahwa “Seandainya cinta kasih atau anti kekerasan bukan merupakan hukum perikehidupan kita, maka seluruh dunia akan hancur berkeping-keping.” “Kamu semua harus siap menghadapi maut, tetapi kamu sendiri tidak boleh membunuh. Anggaplah musuhmu sebagai saudaramu yang bodoh. Kita hanya memenangkan perjuangan jika kita dapat membunuh rasa benci dalam hati sanubari muduh kita.”
Jakarta ANTARA - Dalam percaturan internasional, Indonesia semakin mengukuhkan perannya untuk membawa perubahan dunia ke arah yang lebih baik dengan mengedepankan perdamaian, stabilitas kawasan dan membangun kerja sama saling menguntungkan dan berupaya mempengaruhi tatanan global untuk dunia yang lebih baik, Indonesia juga menyisipkan kepentingan domestik dalam kebijakan politik luar negerinya, untuk meningkatkan kemakmuran memainkan peran politiknya, Indonesia sebagai negara kekuatan menengah memiliki ruang untuk melakukan manuver-manuver saat menghadapi negara juga Presiden Korsel Moon Jae-in janjikan dorongan akhir untuk perdamaian dengan KorutHal itu dikarenakan Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar dari sejumlah aspek, antara lain geografi, penduduk, ekonomi dan militer. Selain itu, Indonesia juga terus memperkuat perannya di tingkat regional dan kekuatan menengah middle power merupakan negara yang berada pada bagian tengah hirarki, sehingga mempunyai kemampuan mempengaruhi yang moderat, yaitu lebih rendah dari negara-negara berkekuatan besar great power, tetapi berada di atas negara-negara small geografi, Indonesia mempunyai posisi strategis dalam geopolitik dan geoekonomi global. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang berada di antara dua samudera, yakni Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, dan dua benua, yaitu Asia dan sebagai wilayah yang terluas di Asia Tenggara dan kaya akan sumber daya alam, Indonesia juga dilalui jalur pelayaran perdagangan internasional, yakni Selat Malaka, Sunda, Makassar dan Lombok. Kekuatan itu menjadi salah satu modal Indonesia menjadi negara kekuatan menengah yang dipandang di pentas samping itu, Prof riset Ganewati Wuryandari di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN yang memiliki kepakaran di bidang hubungan internasional mengatakan, tingginya keterlibatan Indonesia dalam kancah global karena Indonesia menyandang berbagai peran internasional yang diaktualisasikan ke dalam pelbagai kebijakan luar negeri."Negara kekuatan menengah bukan semata policy takers, melainkan juga dapat berperan sebagai policy makers yang ikut berperan aktif dalam tatanan global politik internasional," orasi ilmiahnya tentang "Politik Luar Negeri Era Reformasi", Ganewati menyoroti kebangkitan Indonesia sebagai negara kekuatan menengah dalam percaturan regional dan global sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono SBY dan Joko Widodo Jokowi.Pada era kepemimpinan SBY sejak 2004, politik luar negeri bebas-aktif Indonesia dilakukan dengan pendekatan ke segala arah atau all-directions foreign policy, dibarengi dengan semangat menciptakan jutaan sahabat dan tidak ada satupun musuh million friends and zero enemies.Baca juga Wapres Ma'ruf Amin sebut Indonesia terus berperan ciptakan perdamaian negara muslimSBY memberikan penekanan pada pentingnya regionalisme dan multilateralisme, serta fokus membangun hubungan bilateral dengan negara-negara kunci di kawasan dalam bentuk kemitraan strategis dan kemitraan kemitraan bilateral dan internasional terjalin, di antaranya perjanjian bilateral pertahanan serta kesepakatan keamanan dan kemitraan dengan berbagai negara di dunia, termasuk dengan negara-negara besar, seperti Amerika Serikat, China, Jepang, Rusia dan India. Kemitraan strategis untuk kerja sama ekonomi melalui perjanjian perdagangan Indonesia dengan negara-negara mitra juga politik luar negeri Indonesia pada pemerintahan Jokowi cenderung menggunakan pendekatan yang lebih pragmatis, yakni membawa keuntungan domestik dan memperkuat kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia, serta menekankan identitas Indonesia sebagai negara kepulauan, dan sebagai Poros Maritim orasi ilmiah Ganewati, Jokowi mengaitkan kemitraan antarnegara dan global dengan kepentingan nasional dan kepentingan bersama dengan negara mitra, yaitu isu-isu yang terkait dengan keamanan, keselamatan dan pembangunan pemerintahannya, Jokowi semakin memperkuat kemitraan strategis dan komprehensif serta mampu lebih mempererat hubungan baik secara bilateral dengan negara-negara kunci di kawasan, seperti Jepang, China, dan India, sekaligus menarik manfaat dari persaingan di antara izin pembangunan industri perikanan di enam pulau terluar Sabang, Natuna, Morotai, Saumlaki, Moa, dan Biak ke Jepang, izin pembangunan pelabuhan di Sabang ke India, serta izin pembangunan kereta api cepat Bandung–Jakarta ke China, menjadi indikasi atas kemampuan Indonesia menentukan arah hubungan bilateral dengan negara-negara besar di kawasan untuk kepentingan ada orientasi politik luar negeri yang berbeda pada kedua pemerintahan, namun Jokowi dan SBY meletakkan pandangan sama tentang Indonesia sebagai negara kekuatan menengah serta berupaya membangun diplomasi kekuatan itu tampak dari proyeksi diplomasi kekuatan menengah sebagai target Rencana Strategis Renstra Kementerian Luar Negeri 2015–2019 dan 2020–2024, yaitu memperbesar kontribusi dan meningkatkan peran global sebagai kekuatan menengah untuk mewujudkan dan menjaga perdamaian dan keamanan dunia serta kemakmuran bersama. Peran ini menjadi semakin penting, terutama di tengah ketidakpastian situasi keamanan dan ekonomi Ganewati, kebangkitan politik luar negeri Indonesia sebagai negara menengah pada masa SBY dan Jokowi dapat dilihat dari dua hal, yakni mempromosikan demokrasi, hak asasi manusia HAM, Islam, dan negara kepulauan serta merespons ketidakpastian lingkungan dan Jokowi membangun citra Indonesia sebagai negara demokratis, peduli HAM dan memiliki corak Islam yang sisi lain, dalam menjaga keamanan regional, pemerintahan SBY dan Jokowi memiliki pandangan yang sama tentang pentingnya membangun ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di juga kerap membagikan pengalaman demokrasi di tingkat bilateral, regional dan internasional. Sebagai contoh, Indonesia mempromosikan demokrasi dalam kasus tingkat regional, Indonesia menginisiasi dan memasukkan kerja sama regional untuk mempromosikan demokrasi, perlindungan HAM dan tata kelola pemerintahan yang baik di ASEAN Political Security Community dan Piagam itu, Indonesia juga menunjukkan kepemimpinannya pada tingkat multilateral dengan melembagakan norma demokrasi dan HAM melalui Bali Democracy disampaikan Presiden Republik Indonesia Jokowi, Indonesia terus memegang komitmennya untuk memajukan demokrasi dan HAM, baik pada level kawasan maupun itu, Bali Democracy Forum menjadi forum antarpemerintah untuk berbagi perspektif mengenai demokrasi tanpa saling menyalahkan dan bertukar praktik terbaik dalam memperkokoh demokrasi dan mengelola tantangan dalam mewujudkan Democracy Forum merupakan forum kerja sama tahunan negara-negara demokrasi di Asia yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas demokrasi dan institusi demokrasi melalui diskusi dari solusi pandemiDiplomasi Indonesia sebagai negara kekuatan menengah memiliki karakter utama menjembatani berbagai perbedaan dan menjadi bagian dari menuturkan Indonesia terus berusaha membangun koalisi untuk memperkuat paradigma kerja sama yang saling menguntungkan dan berkeadilan. Karakter dan peran tersebut semakin terlihat di tengah meningkatnya rivalitas dan sikap proteksionisme yang terjadi, bahkan selama pandemi sangat aktif mendukung upaya penanganan pandemi global dan secara konsisten memperjuangkan prinsip vaksin sebagai barang umum dengan akses setara, aman dan harga juga menginisiasi resolusi tentang penguatan ketahanan kesehatan global di Perserikatan Bangsa-bangsa PBB di tengah pandemi COVID-19 yang melanda resolusi yang disahkan PBB tersebut adalah Global Solidarity to fight COVID-19; Global Health and Foreign Policy Strengthening Health System Resilience through Affordable Healthcare for All; dan International cooperation to address challenges faced by seafarers as a result of the COVID-19 pandemic to support global supply Health and Foreign Policy Strengthening Health System Resilience through Affordable Healthcare for All menekankan pentingnya layanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau untuk memperkuat sistem ketahanan kesehatan Indonesia itu adalah bentuk nyata tindak lanjut dari pernyataan Presiden RI Jokowi saat pidato di Sidang Majelis Umum Ke-75 PBB yang menekankan pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan kolektif global dalam menangani itu, dalam menunjukkan komitmen untuk lebih berkontribusi bagi perdamaian dan isu kemanusiaan dunia, sebelum akhir 2019, Indonesia telah meluncurkan Indonesian-AID, yaitu dana kerja sama terus berupaya menjadi bagian dari solusi dunia untuk merealisasikan langkah-langkah praktis dalam mendorong kehidupan dunia yang damai, adil, dan sejahtera untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat juga Muhaimin Iskandar usulkan NU dan Muhammadiyah jadi raih Nobel Perdamaian 2022